Selasa, 29 Desember 2015

Strategy E-commerce Fashion dan Hijab di Indonesia

Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Lebih dari 85% persen dari seluruh populasi masyarakat Indonesia adalah muslim. Melihat begitu banyaknya jumlah muslim penduduk muslim terutama bagi para wanita muslimah, hijab menjadi bagian yang penting untuk para wanita muslimah ini dalam berpenampilan.

Pangsa pasar untuk fashion hijab di Indonesia memang sangat terbuka lebar namun tidak dapat dipungkiri juga jika semakin besar pangsa pasar maka semakin ketat pula persaingan di dalamnya. Hal ini juga berlaku pada bisnis e-commerce fashion hijab di negara ini. Nah, untuk mensiasati ketatnya persaingan bisnis diperlukan strategy pemasaran yang baik pula. Salah satu yang dapat anda pilih yaitu dengan cara memaksimalkan penjualan dengan digital marketing. Beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam penjualan dengan digital marketing ini adalah. 

Buat website (online shop) sendiri 

Jualan online sekarang sudah ibarat jamur di musim hujan. Hampir semua penjual yang menjajakan barang dagangannya di dunia nyata juga mempunyai toko online. Hal ini dikarenakan tidak semua pelanggan sempat atau malas untuk berkunjung langsung ke toko, dan alternative pilihan yang tepat yaitu memilih langsung melalui smartphone ataupun gadget.

Dengan menjajakan barang secara online sebenarnya penjual juga mendapat keuntungan dengan tidak usah repot memperlihatkan barang mereka satu persatu, namun pembeli sendirilah yang akan memilih sesuai dengan selera mereka.

Kendala budget untuk memiliki toko fisik juga dapat diatasi dengan berdagang online, yang notabene menyewa toko fisik ataupun membuatnya membeutuhkan dana yang beberapa kali lipat lebih mahal ketimbang membeli sebuah website, bahkan ada yang bisa didapatkan dengan cuma-cuma alias gratis.

Memanfaatkan sosial media strategy dengan maksimal 

Gaya hidup manusia modern yang kebanyakan sangat dipengaruhi oleh teknologi, tak terkecuali dengan smartphone atau ponsel pintar. Sekarang hampir setiap individu yang kita jumpai dalam kehidupan memiliki perangkat ini. Tak heran jika setiap menit atau beberapa menit sekali mereka menyempatkan untuk melihat layar smartphone.

Dengan tumbuh pesatnya pengguna smartphone, secara otomatis pula bahwa pengguna jejaring sosial ikut bertambah dengan signifikan. Mulai dari jejaring sosial facebook, twitter, path, instagram dan jejaring sosial baru lainnya.

Sosial media bisa kita gunakan untuk memasarkan hijab dan produk yang kita jual. Dengan lebih menghemat waktu serta biaya para pengguna media sosial akan melihat produk yang kita pasarkan. Seruap halnya dengan website (toko online) namun perbedaanya kita tidak harus membeli website sendiri cukup dengan membuat akun dari jejaring sosial yang banyak digunakan para konsumen. 

Pantau selera konsumen 

Karena anda bersaing dalam bisnis e-commerce yang mempunyai kecenderungan akan selera pasar yang cepat berubah, maka mau tidak mau kita anda harus selalu memantau model hijab atau fashion apa yang sedang trends saat ini. Cukup dengan melihat majalah fashion, fashion site, atau melihat gaya atau model yang sedang banyak digemari dilingkungan sekitar. 

Dengarkan feedback dari konsumen 

Dengan adanya jejaring sosial anda akan cukup terbantu dalam mengetahui selera, keinginan, dan apa harapan mereka dengan produk yang kita jual. Kita bisa bertanya secara langsung dengan bertatap muka, lewat jejaring sosial, ataupun membuat kotak saran pada online shop yang kita miliki. 

Semakin kita mengenal konsumen kita dengan baik, maka akan semakin tinggi pula kepuasan yang mereka dapat dari produk yang kita jual. Jadi konsumen juga bisa menjadi sumber inspirasi dan sarana berinovasi agar menghasilkan produk yang lebih baik dari apa yang mereka sampaikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar